Arteta Merasa Arsenal Tidak Pantas Kalah

Arteta Merasa Arsenal Tidak Pantas Kalah – The Gunners mulai kehilangan momentum positif di Premier League. Pasukan Mikel Arteta itu kembali menelan kekalahan 2 kali beruntun. Hasil buruk ini akan menjadi dampak negatif pada kepercayaan diri para pemain.

Almeghar – Arsenal mengalami kekalahan pada saat tandang ke Manchester Uniter, di taklukkan MU dengan skor 3-2. Setelah itu skuat racikan Arteta ini kembali di taklukkan Everton usai di kalahkan Manchester United.

Arteta Merasa Arsenal Tidak Pantas Kalah

Arsenal sempat bermain apik dalam beberapa pertandingan dan tanpa kekalahan, akan tetapi penampilan apik itu terhenti di hadapan Liverpool setelah jeda Internasional, dan setelah itu mereka menelan 2 kekalahan beruntun tersebut.

Layak dapat lebih

Mikel Arteta selaku pelatih Arsenal menegaskan bahwa kekalahan itu tidak bisa di terima di Arsenal. mereka ingin memenangi setiap laga, kekalahan itu membuat para pemain kehilangan kepercayaan diri.

“2 kekalahan itu sangat menyakitkan, dan semakin menyakitkan karena cara kami kalah dalam 2 laga tersebut” terang Arteta.

“Karena tim kami sedang melaju dengan bagus dan bermain sangat baik, hasil itu sangat menyakitkan, dalam 2 pertandingan itu saya merasa kami layak mendapatkan hasil lebih baik”. sambungnya

Tidak ada yang disalahkan

Menurut sang manager, The Gunners seharus nya bisa memenangkan laga tersebut, akan tetapi ada problem di lapangan yang membuat mereka gagal. Meski begitu, dia tidak ingin menyalahkan siapapun terkait hasil buruk tersebut.

“Pada saat berhadapan dengan MU, kami layak mendapatkan hasil lebih baik, dan melawan Everton jauh lebih layak lagi. Akan tetapi, kami tidak bisa mendapatkannya dan kami harus mencari solusinya” ungkap Mikel Arteta.

“Inilah realitas kondisi kami. Inilah faktanya dan kami ingin mengubah itu. Sekarang tantangan kami adalah bermain lebih baik dan lebih konsisten,” tandasnya.

Sumber : bola.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *